Click here for Myspace Layouts

Pages

Tuesday, April 23, 2013

puitis


Di sekelip cemasku yang mendalam
Terselip kerinduan yang mendalam

Pada gelisahku yang kian gusar
Cemburu di hatiku mulai terbakar

Cemas dengan ketiadaanmu
Rindu akan kehadiranmu
Gelisah menanti kedatanganmu

Cemburu tak menentu
Duhai kau insan tersayang
Jauh pergimu ke tanah seberang
Menyisakan bayangmu dalam bingkai kenang
Akankah engkau segera pulang ?

Cemasku membias curiga
Cemburuku kian membara
Sedang rinduku mengharap
Semua itu hanya prasangka

Wahai insan tercinta
Bilakah kau rasa apa yang kini ku rasa
Ketika tanpamu waktuku berlalu hampa
Adakah kan datang suatu masa untuk kita kembali bersua.

bounds


Banyak sekali kenangan yang telah kita telah tuliskan di hati kita
Banyak sekali harapan dan keinginan yang pernah kita ungkapkan bersama
Lantunan kata cinta yang pernah terucap tak mudah terhapuskan begitu saja
Ingatkah, kita pernah berjanji untuk berjuang bersama?

Masih ingatkah setiap pertengkaran manis kita
Ada cemburu, amarah, kecurigaan, dan perasaan saling rindu
Aku masih menanti cinta mu di sini, sama seprti kamu menanti jawabanku dulu
Yang ada kini hanya cerita hangat antara kau dan aku

Aku tau masih ada cinta di hati mu
Ku masih melihat tatapan hangat dan penuh makna itu
Hati yang tergenggam dan berbalutkan cinta kasih mu
Aku rindu masa itu Sekarang, puing kenangan itu masih setia ku jaga
Hingga nanti, sampai kau temukan aku masih ada di dalam hati mu.




rasa itu kita rasa

kita capai sebatang pen
kita cuba jaga pen itu
akan disimpan di dalam kotak
cantik hias

namun hakikatnya
kita hanya dapat lihat dari luar kotak
tak mampu kita menyentuhnya
kuatir akan rosak

samalah seperti kita mencapai sesuatu benda hakikatnya benda itu bukanlah milik kita :')


bukan dia tapi AKU - judika

Berulang kali kau menyakiti
Berulang kali kau khianati
Sakit ini coba pahami
Ku punya hati bukan tuk disakiti

aku akui sungguh beratnya
Meninggalkanmu yang dulu pernah ada
Namun harus aku lakukan
Karena ku tahu ini yang terbaik

Ku harus pergi meninggalkan kamu
Yang telah hancurkan aku
Sakitnya, sakitnya, oh sakitnya

Repeat *

Reff:
Ku harus pergi meninggalkan kamu
Yang telah hancurkan aku
Sakitnya, sakitnya, oh sakitnya

Cintaku lebih besar darinya
Mestinya kau sadar itu
Bukan dia, bukan dia, tapi aku

Begitu burukkah ini
Hingga ku harus mengalah

Ku harus pergi meninggalkan kamu
Yang telah hancurkan aku
Sakitnya, sakitnya, oh sakitnya

(cintaku) cintaku
(lebih besar dari benciku) lebih besar dari benciku
Cukup aku yang rasakan
(jangan dia) jangan dia
(jangan dia) jangan dia cukup aku

(jangan dia jangan dia) cukup aku
(jangan dia)

Saturday, April 20, 2013

sekarang

sekarang tiada lagi manusia yang ikhlas dalam perhubungan , semuanya bersebab :')

Tuesday, April 2, 2013

main permainan memain

sampai bila aku boleh lari daripada semua ini . setiap malam . setiap saat . kadang-kadang kita dah cuba untuk faham keadaan seseorang tapi hakikatnya tak . orang lain tidak akan pernah faham keadaan kita sekiranya dia tidak berada di tempat kita . kadang-kadang kita dah cuba buktikan kesetiaan kita tapi hakikatnya kesetiaan kita lagi diragui , kita tidak akan boleh membuktikannya selagi tiada kepercayaan dalam diri . kadang-kadang kita dah cuba sayangkan seseorang tapi hakikatnya sayang kita dipijak . kadang-kadang kita dah buka hati kita untuk orang lain tapi hati kita dipecahkan menjadi serpihan kaca . kadang-kadang kita perlu diam agar apa yang tak di ingini tak berlaku . KEPERCAYAAN , KAWALAN PERASAAN , PERHATIAN , KESETIAAN bukanlah satu medan permainan .

; saya tahu saya adalah seorang budak perempuan yang suka nangis tapi setiap tangisan saya mempunyai sesebuah harapan tertentu yang mungkin menyakitkan atau memerihkan hati semua orang